//
Sosial&Budaya

DINKES : KESEHATAN GRATIS SUDAH DIRASAKAN

MASYARAKAT SELAYAR

Selayar – SP, Program kesehatan gratis di Kab. Kepulauan Selayar sudah berjalan sesuai harapan masyarakat. Hal itu bisa dilihat dari kemudahan pelayanan yang diberikan instansi terkait. Selain itu, pengobatan cuma – cuma mulai dari Polinder, Pustu dan Puskesmas hingga Rumah Sakit Umum (RSU) sudah dirasakan masyarakat, meskipun baru dikhususkan dalam bentuk pengobatan dan pelayanan kelas tiga bagi masyarakat yang dirawat inap.

Hal tersebut dikemukakan Kepala Dinas Kesehatan Kab. Kepulauan Selayar, Dr. Husaini, M. Kes, selain pengobatan pengobatan dengan menggunakan obat generik, kata Husaini, saat ini Pemkab Kepulauan Selayar sudah memikirkan bagaimana bisa menggratiskan semua pelayanan prima secara maksimal, termasuk penanganan dan penanggulanagan gizi buruk.

Menurut Husaini, untuk memilah – milah pos anggaran dalam program pelayanan gratis memang tidak Nampak. Akan tetapi didalamnya meliputi peningkatan sarana dan prasarana, persediaan obat – obatan dan pembekalan kesehatan. Dengan demikian, sarana dan prasarana kesehatan saat ini sudah memadai mulai dari kecamatan sampai kabupaten.

“ Harapan kita hanya menciptakan pelayanan prima bagi masyarakat dan program kesehatan gratis benar – benar dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan harapan Pemerintah Daerah dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan “ Harap Husaini.(Imran Hasan)



 

Kepsek. SMA 1 Bentang, Cetak Generasi Berprestasi

Selayar – SP, Kepemimpinan Kepala Sekolah sangatlah besar pengaruhnya terhadap potensi siswa dalam meraih berbagai prestasi melalui pembelajaran yang disiplin dan kesadaran untuk maju. Maka setidaknya berdampak positif terhadap peningkatan daya saing suatu sekolah yang dicerminkan pada suatu peningkatan terhadap kwalitas anak didik termasuk kemajuan mengasuh dan mengembangkan bakat – bakat tertentu sebagai benih – benih prestasi.

Menyadari hal tersebut, Kepala Sekolah SMA 1 Benteng, Drs. Tasman, MM. Pd, telah menanamkan keterampilan terutama Pelaksanaan Proses Belajar Mengajar (PPBM) dalam lingkup sekolah yang dipimpinnya bersama 64 tanaga pendidik/pengajar. Kini, SMA 1 benteng telah menampung 681 Siswa – Siswi dengan berbagai fasilitas yang mendukung seperti 5 ruang laboratorium dan perpustakaan serta fasilitas lainnya. Berbagai prestasi yang telah diraih pada sekolah ini dibawah kepemimpinan Drs. Tasman selama kurang lebih 25 tahun memimpin sekolah ini. Prestasi yang diraih SMA 1 Benteng tak lepas dari petunjuk dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, Komite Sekolah serta para orang tua murid, katanya. (Imran Hasan)

 

 

KUNKER PERTAMA BUPATI DAN WKIL BUPATI

KEPULAUAN SELAYAR DI KECAMATAN BUKI

Selayar – SP, Dalam rangka mensukseskan program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati terpilih H. Syahrir Wahab – H. Syaiful Arif adakan kunker yag pertama di kecamatan Buki pada hari kamis tanggal 11 Nopember 2010 bertempat di Dusun Silolo Desa Lalang Bata. Kunker terbilang meriah dan sukses turut dihadiri para kepala SKPD Lingkup Pemkab Kepulauan Selayar dan para asisten serta Muspida.

Bupati dan Wakil Bupati dalam sambutan singkatnya sangat terharu kepada masyarakat Kecamatan Buki yang begitu antusias hadir sebagai bagian silaturahim antar pemerintah dan masyarakat. Oleh karena itu, Bupati dan Wakil Bupati sangat berterimakasih atas terpilihnya kembali, sehingga kedepan, marilah kita sama – sama mensukseskan pembangunan di Kab. Kepulauan Selayar melalui Visi – Misi, Panca Tertib, dan Panca Sukses, melalui etos kerja, utamanya PNS karena ini sangat kurang dan lemah serta terasa pada masyarakat, tandasnya.

Usai sambutan, Bupati dan Wakil Bupati adakan Tanya Jawab pada masyarakat yang dipandu langsung oleh Camat Buki, Aji Sumarno, S. STP. MM.

Sekcam Buki, Drs. Muhammad Hamzah ditempat terpisah saat ditemui wartawan SP menambahkan bahwa, acara tersebut meriah karena berkat kerjasama semua pihak ditingkat Kecamatan Buki, utamanya panitia local kunker yang dikoordinir langsung Pemerintah Desa Lalang Bata Amiruddin jauh – jauh hari sebelumnya, sudah dipersiapkan. Saat wartawan SP adakan konfirmasi dengan Kabag Humas Pemkab Kepulauan Selayar menjelaskan, bahwa kunker kedua Bupati dan Wakil Bupati diadakan di Kecamatan Bontomatene, yang ditempatkan di Dusun Bone Lohe Desa Bungaiya. (Hamzah/Imran)

 

 

H. MUH. IDRIS LIMPO

KEPALA UNIT KANTOR PELAYANAN PLN RANTING SELAYAR

PLN RANTING SELAYAR SIAP BERIKAN PELAYANAN PRIMA
KEPADA MASYARAKAT

Selayar – SP, Pembangunan kelistrikan merupakan salah satu prioritas pembangunan yang ada di Kab. Kepulauan Selayar karena sudah diketahui, bahwa listrik merupakan kebutuhan yang sangat vital dan listrik sebagai sumber energi, juga sebagai penerang di rumah – rumah tangga, kantor – kantor serta juga sangat dibutuhkan dalam dunia industri. Mengingat betapa pentingnya dan betapa besarnya kebutuhan masyarakat terhadap listrik tersebut, maka H. M. Idris Limpo sebagai Kepala Unit Kantor Pelayanan PLN Ranting Selayar bersama seluruh jajaran PLN khususnya PLN Ranting Selayar sangat antusias memperhatikan dan memberi pelayanan prima semaksimal mungkin kepada masyarakat, seperti yang baru – baru ini tepatnya tanggal 27 Oktober 2010 sebagai Hari jadi Listrik yang merupakan Program Nasional Pemasangan Sejuta KWH, pihak PLN Ranting Selayar berhasil memasang KWH sebanyak 620 pelanggan dalam satu hari itu termasuk sebahagian orderan lama yang menjadi daftar tunggu pemasangan KWH, dan khususnya jaringan baru yang ada di Kecamatan Bontosikuyu berhasil dipasangkan KWH sebanyak 106 pelanggan, dan pihaknya akan melanjutkan pemasangan KWH tersebut kedaerah Selatan Selayar sampai tuntas dengan menyediakan dua pilihan kepada masyarakat, ada yang Prabayar dan ada yang Pasca Bayar, Ungkapnya. H. M. Idris Limpo, Kepala Unit Kantor Pelayanan PLN Ranting Selayar yang juga sebagai Ketua Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kab. Kepulauan Selayar adalah putra daerah Selayar yang lahir di Desa Jambuia Kecamatan Bontomanai pada tanggal 30 April 1964, memaparkan bahwa seringnya listrik padam secara bergiliran sebelum lebaran Idul Adha diakibatkan dua mesin dari empat mesin yang dioperasikan belum bisa diberi beban secara maksimal karena masih ada bagian mesin yang perlu dibenahi dan alhamdulillah sampai sekarang ini dua mesin tersebut sudah agak normal kembali, disamping itu pula listrik sering terjadi padam secara tiba – tiba disebabkan banyaknya gangguan oleh ranting – ranting atau daun – daun pohon yang menyentuh kabel listrik yang kebanyakan memakai kabel telanjang, olehnya itu selaku Kepala PLN Ranting Selayar menghimbau kepada seluruh pelanggan PLN yang mempunyai pohon yang dapat mengganggu jaringan listrik agar kiranya dapat mengikhlaskan pohonnya itu untuk dipangkas. Idris juga menambahkan, dirinya bersama seluruh personilnya termasuk para petugas lapangan sudah bekerja keras melayani masyarakat. Apabila terjadi gangguan maka secepatnya harus diatasi. Akan tetapi meski harus bekerja keras, dirinya bersama seluruh personilnya tetap bersemangat, karena hal tersebut sudah merupakan tanggung jawab pihak PLN. Dan untuk menindak lanjuti pertemuan workshop K2 keselamatan kelistrikan maka kami selalu memberikan himbauan kepada para pelanggan.

Lebih  lanjut dikatakan H. M. Idris, bahwa para pelanggan PLN sangat diharapkan kesadarannya untuk menunaikan segala kewajiban sebagai pelanggan PLN, antara lain membayar iuran secara tertib dan teratur serta sesuai jadwal yang ditentukan, jangan sampai lewat dari tanggal 20 setiap bulan berjalan. Ditempat terpisah, salah seorang pegawai PLN Ranting Selayar  Mustari  yang memegang jabatan sebagai supervisor pelayanan pelanggan mengatakan apabila ada pelanggan yang lewat dari tanggal 20 setiap bulan berjalan belum juga menuntaskan kewajibannya sebagai pelanggan, maka pihak PLN melakukan pemutusan aliran listrik sementara, sampai bulan kedua juga masih diberikan teguran sebagai peringatan dan apabila sampai pada bulan ketiga, maka pihak PLN sudah berhak melakukan pembongkaran secara keseluruhan, yang berarti pelanggan tersebut sudah tidak ada lagi hubungannya dengan pihak PLN, ungkapnya. Mustari juga menghimbau kepada seluruh pelanggan PLN agar kiranya dapat menghindari pemakaian listrik secara berlebihan dan pemakaian listrik secara ganda contohnya menonton TV sambil Menyetrika, juga menghimbau supaya penggunaan setrika diusahakan jangan pada waktu beban memuncak/puncak beban yang biasanya terjadi mulai pukul 17.00 sampai pukul 22.00 waktu setempat. Mustari melanjutkan, seharusnya para pelanggan menyadari bahwa listrik adalah merupakan kebutuhan bersama dan mempunyai rasa memiliki bersama serta diusahakan supaya semua unsur bisa bertanggung jawab bersama, katanya.(Ilyas/Imran)

 

 

HUT ke 405 Kabupaten Kepulauan Selayar

Diwarnai Kelangkaan BBM

Selayar – SP, Kabupaten Kepulauan Selayar genap berusia 404 tahun senin (29/11), peringatannya digelar secara meriah di Lapangan Pemuda Benteng. Hadir pada acara ini yang mewakili Gubernur Sulsel, Ir. H. Muhammad Iskandar, MSi, serta komandan Lantamal IV Makassar dan rombongan, tampak dideretan depan Tribun Lapangan Pemuda Benteng Bupati Selayar H. Syahrir Wahab dan Wakil Bupati H. Saiful Arif, Ketua DPRD Selayar Hasanuddin Chaer, unsure Muspida serta Sekda Selayar H. Zainuddin, SH, para anggota DPRD, Pimpinan SKPD, serta para undangan. Dalam acara ini sempat diwarnai insiden, ketika Sekda Selayar H. Zainuddin, SH akan membacakan naskah sejarah hari jadi Selayar. Naskah yang akan dibacakan tidak dipersiapkan oleh panitia sehingga naskah sejarah dipinjam kepada salah seorang wartawan, kemudian banyak terlihat kursi tamu yang kosong sebab panitia pelaksana tidak mengaturnya dengan baik. Meskipun terjadi insiden kecil ini, tetapi peringatan  hari jadi Selayar berlangsung aman, kondusif dan lancar, apalagi dengan adanya attraksi drum band siswa – siswi Selayar dan lomba hias perahu.

Sementara ditempat lain di Jl. Veteran, tempat penjual bensin AMS. Patta Ungan terjadi antrian panjang kendaraan untuk mendapatkan bensin. Kelangkaan bensin di Kab. Kepualauan Selayar ini sudah berlangsung lama, terkait sudah banyaknya kendaraan roda dua dan roda empat yang ada di Kab. Kepulauan Selayar dan bahkan ada yang mogok dijalan.

Pantauan SP dibeberapa tempat pengecer tempat jual bensin menjual bensin dengan harga Rp 10.000 s/d Rp 15.000 rupiah perbotol aqua besar dan tidak melayani sepeda motor dan mobil, akan tetapi dengan syarat harus membawa botol aqua atau jergen.

Salah seorang warga Benteng, Nurdin yang ditemui SP, menyesalkan kelangkaan BBM khususnya bahan bakar bensin di Selayar, sebab ini pasti ada yang sengaja menimbun atau menjual ke pulau lain diluar Selayar. Kami mohon Polres Selayar dan pihak – pihak yang terkait agar turun memantau kelapanagan, katanya.

Keluhan yang sama juga dating dari sopir – sopir angkot jurusan Kecamatan Bontosikuyu. Katanya, kelangakaan ini sangat mempengaruhi pendapatan sopir angkot. Belum lagi jumlahnya yang dibatasi. Menurutnya, sebelum terjadi kelangkaan BBM khususnya bahan bakar bensin, mobil – mobil angkot jurusan ini beroperasi 3 race dalam sehari. Setelah BBM langka, kata salah satu sopir angkot ini, para sopir – sopir angkot hanya bisa mengoperasikan kendaraannya 1 race saja. (Team Liputan SP)

 

 

Ribuan Warga Kota Benteng Sholat Idul Adha di Lapangan Pemuda dan Olah Raga selasa, 16 Nopember 2010

Selayar – SP, Pelaksanaan sholat Idul Adha 1431 H di Kab. Kepulauan Selayar berlangsung selam dua hari yaitu selasa 16 Nopember 2010 s/d rabu 17 Nopember 2010. Pada hari selasa sore, ribuan jamaah dalam kota Benteng sudah mengumandangkan takbir baik di masjid – masjid maupun arak – arakan keliling kota Benteng dengan menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua. Sementara paginya, selasa 16 Nopember 2010 ribuan masyarakat sudah memadati lapangan pemuda dan olah raga Benteng padahal beberapa hari sebelumnya Pemerintah Kab. Kepulauan Selayar dalam hal ini Bapak Bupati H. Syahrir Wahab sudah mengeluarkan edaran bahwa, sholat Idul Adha jatuh pada tanggal 17 Nopember 2010. Akan tetapi beberapa Desa sudah melaksanakan sholat Idul Adha 1431 H.

Hasil pantauan wartawan Swara Pembaharuan seperti dibeberapa wilayah Bontoharu yaitu Desa Kalepadang, Puta Bangun, di daerah Bontomanai terutama di Barugaia serta daerah Buki dan Bontomatene yaitu Desa Maharayya dan Onto serta di daerah Kecamatan Bontosikuyu terutama di daerah Lowa. Pelaksanaan sholat Idul Adha dibeberapa daerah di Kab. Kepulauan Selayar berjalan aman dan lancar khususnya kota Benteng. Walaupun hanya memakai sound system dari elekton, suara takbiran tetap terdengar bagus dikawasan lapangan pemuda kota Benteng. Karena, biasanya sound system yang dipakai setiap hari raya adalah sound system dari Humas dan Protokol Setda Selayar. Adapun yang bertindak sebagai khotib dalam pelaksaan sholat Idul Adha pada hari itu adalah Mahlani, S. Th. L. Ma. Dengan imam, Drs. Muh. Amin (Kepala KUA Kecamatan Bontoharu). Dalam sholat Idul Adha terlihat juga beberapa pejabat di Pemkab. Selayar. Dalam khutbahnya, Mahlani menayatakan bahwa wukuf di Arafah adalah momentum penyadaran kembali kepada manusia, agar tidak kehilangan oreantasi kesadaran dalam hidupnya. Bahwa ia adalah hamba Allah yang lemah, sama seperti hamba – hamba Allah yang lainnya. Tidak ada sesuatupun yang dibanggakan atau membuatnya lupa diri dengan segala atribut yang dimilikinya. Tidak ada raja, tidak ada bangsawan berdarah biru, tidak ada rakyat jelata yang hina, semua sama dihadapan Allah sebagai hamba Allah seperti samanya hamba – hamba Allah kelak di Padang Mahsyar.

Memang Padang Arafah oleh para muhaqqiq digambarkan sebagai simbol Padang Mahsyar, suatu padang tempat berkumpulnya seluruh umat manusia kelak, pada saat menanti ditegakkannya keadilan yang hakiki, keadilan yang diperoleh setiap manusia dari Mahkamah Konstitusi, yaitu Pengadilan Allah SWT.

Di Padang Mahsyar, setiap anak cucu adam tanpa perbedaan berdiri dengan status yang sama sebagai hamba Allah. Kepadanya akan diberlakukan hukum yang maha adil sehingga tidak satu orangpun yang teraniaya, seperti biasanya yang terjadi dalam pengadilan manusia ketika hidup di dunia.

Pada pengadilan Allah, tidak ada lagi kesaksian palsu, tidak ada lagi pengacara yang membela kebathilan, tidak ada lagi oknum penegak hukum yang bisa dibayar dengan jumlah uang tertentu, tidak ada lagi jual beli perkara, tidak ada lagi manipulasi data dan pemutar.

Dalam pengadilan Allah itulah, maka supremasi hukum yang kita impikan di dunia ini justru menemukan bentuknya yang nyata. Disana, hukum tidak lagi dapat direkayasa untuk digunakan bagi kepentingan kekuasaan seperti yang kerap dilakukan manusia di dunia. Dalam pengadilan Allah, masing – masing diri bertanggung jawab terhadap apa yang telah diperbuatnya.

Dengan sekelumit makna yang kita coba ungkap dan renungkan melalui khutbah Idul Adha 1431 H di tempat inipun, betapa sedikitnya jumlah kita yang hadir disini dibandingkan dengan kurang lebih 200 juta rakyat Indonesia. Mari kita renungkan makna wukuf di Arafah itu, agar dapat kita aktualisasikan untuk menggerakan kembali kehidupan kita diatas jalan yang benar dengan oreantasi yang benar pula. Dengan makna wukuf ini mari kita melakukan musahabah, 1. Mengapa terjadi banjir bandang di Wasior, Papua Barat? 2. Menagapa gempa bumi dan tsunami terjadi dikepulauan Mentawai, Sulawesi Barat? 3. Mengapa gunung merapi di Jawa Tengah meletus? Dan konon masih ada 19 gunung berapi lainnya yang berada pada status waspada! 4. Bahkan menurut data yang ada, Kab. Kapulauan Selayar dan Kepulauan Majene termasuk dua daerah yang berpotensi tsunami diantara iso daerah lainnya di seluruh Indonesia? 5. Mengapa bencana demi bencana terjadi?

Secara jujur, kita perlu menjawab pertanyaan – pertanyaan tersebut, dan demikian banyak pertanyaan lainnya yang memprihatinkan kita di negeri ini. Kita perlu melakukan evaluasi diri secara total, baik sebagai pribadi maupun sebagai bangsa. Kita harus melakukan muhasbah. (Imran Hasan)

Suasana Shalat Idul Adha 10 Dzulhijjah1413 H, atau bertepatan pada hari Selasa tanggal 16 Nopember 2010 bertempat di Lapangan Pemuda Benteng Kab. Kep. Selayar.

 

 

DESA PARAK MAKIN MAJU DIKEPEMIMPINAN

ZAINAL YASNI

Selayar SP – Kepala Desa yang satu ini telah dua perode menjabat sebagai Kepala Desa Parak Kec. Bontomanai Kab. Kepulauan Selayar. Periode pertama dimulai dari tahun 2004 – 2010 dan periode keduanya tahun 2010 – 2016. Kemampuannya meraih kemenangan dalam konteks Pilkades menjelang periode keduanya menunjukkan bukti bahwa Zainal Yasni sangat dekat dengan masyarakat Desanya. Zainal Yasni sangat memahami potensi yang ada di Desanya sebagai daerah yang kaya akan sumber daya alam di sektor perkebunan khususnya Tanaman Jambu Mente dan Kelapa, disamping itu pada sektor perikanan juga cukup sangat menjanjikan.

Untuk mengembangkan secara maksimal potensi perkebunan dan perikanan, maka menurut ayah dari satu orang putera dan dua orang puteri ini, yang harus diperhatikan terlebih dahulu adalah Peningkatan Sumber Daya Manusianya (SDM). Ia mengungkapkan, bahwa pembangunan di Desa Parak ini akan lebih maju dan berjalan lancar serta bisa berdaya saing dengan desa – desa lainnya jika didukung oleh kwalitas Sumber Daya Manusia yag handal dari seluruh elemen lapisan masyarakat. Apalagi, kata suami dari Hernawati, A. Ma Ini, tantangan kedepan semakin berat dan semakin kompetitif kalau kwalitas SDMnya rendah sudah pasti akan ketinggalan. Oleh krena itu, di sektor pendidikan juga harus menjadi perhatian pemerintah, bagaimana agar masyarakat kecil dapat mengenyam pendidikan yang layak. Sebab, pendidikan sangat penting untuk menciptakan SDM yang berkwalitas sehingga dimasa yang akan datang dapat berpartisipasi dalam pembangunan baik dalam skala lokal maupun skala nasional.

Lanjut Zainal Yasni, bahwa program – program yang akan ia prioritaskan di periode keduanya ini dalam memimpin kembali desanya adalah jalan tani yang dapat memudahkan masyarakat mengambil hasil dari perkebunan mereka, disamping kesehatan masyarakat yang juga perlu diperhatikan termasuk pembangunan jambang keluarga serta sanitasi air bersih/air minum.

Selanjutnya, tambah Zainal Yasni memaparkan, di sektor perikanan yang sebagian masyarakatnya adalah nelayan, harus di carikan solusi terbaik, yaitu alat penangkap ikan yang selama ini masih tradisional perlu ditingkatkan menjadi alat tangkap yang modern agar masyarakat dapat lebih meningkatkan penghasilan mereka tanpa merusak biota – biota yang ada di laut saat mereka menangkap ikan. Lanjutnya, kata Kapala Desa Parak ini menambahkan, sementara ini pembangunan Agrowisata sudah mulai dilaksanakan demi untuk kemajuan Desa parak kedepan. Untuk kesuksesan program – program tersebut, Zainal Yasni mengharapkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, khususnya masyarakat Desa Parak. Mudah – mudahan kedepannya nanti, Desa parak akan dapat menjadi lebih maju dan bisa berdaya saing, katanya. (Ilyas/Imran)

 

 

KECAMATAN BUKI PUSATKAN PERINGATAN

HGN DAN HUT PGRI KE 65 TAHUN 2010

DI SMPN 4 BONTOMATENE

Selayar – SP, Pada peringatan Hari Guru Nasional (HGN) ke 65 Tahun 2010 yang pelaksanaannya bertempat di SMPN 4 Bontomatene Kecamatan Buki meriah dan sukses. Hadir dalam upacara tersebut Muspida Kecamatan Buki, Ka. Pol. Sub. Sektor Buki, para kepala UPTD, para Kepala Desa Kecamatan Buki, para Kepala SD, MIN/MIS, SMP, MTsN, para Ketua BPD dan Anggotanya tingkat Kecamatan Buki serta murid – murid SDN Bontonumpa 1 pleton : 30 orang, MTsN Bontomatene 1 pleton : 30 orang. Sementara pengibar bendera dan kelompok lagu siswa – siswa dari SMPN 4 Bontomatene.

Camat Buki selaku Inspektur Upacara pada pelaksanaan HGN dan HUT PGRI ke 65 Tahun 2010 tanggal 25 Nopember 2010 dalam pidato seragam Menteri Pendidikan Nasional dengan tema “ Memacu Peran Strategis Guru Dalam Mewujudkan Guru Yang Profesional, Bermartabat Dan Sejahtera “menegaskan bahwa, pada momentum perinagatan HGN dan HUT PGRI ke 65 adalah merupakan kilas balik dan tolak ukur perjalanan panjang profesi seorang Guru untuk menuju profesionalisme yang merupakan investasi perjalanan kwalitas Guru yang bukan hanya sekedar mengajar, melainkan juga mampu mendidik. Lanjut Camat Buki, Aji Sumarno, S. STP. MM menambahkan bahwa, salah satu tolak ukur  yang dipakai dalam peningkatan kompetensi Guru dengan adanya ujian sertifikasi Guru, yang implementasi atau hasilnya tentu ada yang lulus dan adapula yang tidak lulus ujian sertifikasi. Akan tetapi adalah meruapakan uji kemampuan sebab, dalam Ulang Tahun PGRI ke 65 masih ada juga Guru yang tidak mampu mengajar.

Sejalan dengan perjalanan panjang profesi Guru sampai saat ini, tidak menutup kemungkinan bahwa masih ada juga tenaga pendidik (Guru) yang belum mampu membuat silabus seperti SP atau sebutan lainnya. Begitu juga Tujuan Instruksi Umum (TIU) dan Tujuan Instruksi Khusus (TIK) yang idealnya harus singkron antara TIU dengan TIK. Begitu pula pembuatan Dupak dan Penilaian Angka Kredit (PAK). Sekcam Buki, Drs. Muhammad Hamzah, S. SU saat dikonfirmasi wartawan SP mengatakan bahwa, terpilihnya SMPN 4 Bontomatene sebagai tempat palaksanaan upacara merupakan hasil Rapat Koordinasi yang dilakukan pada tanggal 23 Nopember 2010 baru lalu, dengan pertimbangan kalau lapangan terbuka selain kondisinya tidak memungkinkan karena musim hujan, sehingga di SMPN 4 Bontomatene yang tempatnya sudah Rabat Beton sehingga kondisinya pas dan cocok. Saat disinggung bahwa, peserta upacara tidak melibatkan semua sekolah di Kecamatan Buki, Hamzah (panggilan akrab beliau) berkilah, itu hanya fakor cuaca dan sudah tidak menyalahi Surat Sekda tanggal 19 Nopember 2010 tentang pelaksanaan HGN dan HUT PGRI ke 65 Tahun 2010 yaitu Khidmat dan Sederhana, kuncinya. (Hamzah/Imran)

 

 

BPN Himbau Tidak Ada Pungutan Prona


Selayar SP, maraknya pungutan liar terhadap sertifikasi tanah gratis dibeberapa daerah di Sulawesi Selatan, menjadi perhatian khusus Kepala Badan Pertatanahan Nasional (KBPN) Kabupaten Kepulauan Selayar, Muh. Natsir Mappayulle.

Menurutnya, untuk memberikan sertifikasi kepada semua pemilik sah tanah di Kabupaten Kepulauan Selayar, maka program nasional sertifikasi tanah ini diharapkan dapat menghapus pembiayaan pengurusan tanah yang sangat mahal dan bervariasi sehingga ada warga yang terbebani dengan biaya itu. “ Sudah tidak ada lagi pungutan, yang jelasnya pemohon harus melengkapi beberapa berkas admninstrasinya. Kemudian BPN akan mengadakan pengukuran dan penerbitan sertifikat gratis “ ungkapnya kepada Wartawan SP.

Sertifikasi gratis ini (ungkap Kepala Badan Pertanahan Nasional Kab. Kepulauan Selayar) diperuntukan tanah warga yang tidak terkena Pembayaran Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan atau PPHP. Makanya dihimbau kepada seluruh warga agar berhati – hati jika ada pungutan dalam perolehan sertifikat tanah. “ Jika ada pungutan, laporkan kepada saya “ Tegasnya! (Imran Hasan)

 

 

Kabupaten Kepulauan Selayar Kembangkan Wisata Bahari

Potensi wisata Kabupaten Kepulauan Selayar tidak hanya Taman Nasional Taka Bonerate saja. Daerah yang luas wilayah lautnya memang cukup luas itu, memliki potensi wisata yang luar biasa besarnya di samping Taman Nasional Taka Bonerate. Di daerah ini juga memiliki sejumlah tempat – tempat wisata bahari, salah satunya adalah Pantai Appattanah.

Pantai ini terletak diujung selatan Pulau Selayar, dengan jarak ± sekitar 52 km dari ibu kota Benteng yang dapat dijangkau oleh kendaraan roda empat maupun kendaraan roda dua. Dari Pantai Pasi Putih di Semenanjung Selatan ini, sangat memungkinkan untuk menyaksikan Sunset dan Sunrise serta terdapat sebuah dermaga kecil sebagai sarana berlabuhnya perahu nelayan.

Tidak jauh dari dermaga terdapat sebuah gua dengan hiasan stalagmite yang indah. Di daerah ini sangat strategis untuk dikembangkan, mengingat pantai ini sebagai salah satu pintu masuk dari dan ke Taman Nasional Taka Bonerate.

Kawasan pesisir ini merupakan salah satu pantai teluk indah dan menarik di sisi timur Pulau Selayar. Pantai ini menyerupai Laguna atau sebuah Telaga Biru ditepi pantai. Kondisi air yang jernih dan pepohonan yang masih alami menambahnya asyiknya berlibur ke pantai ini. Pantai ini terletak ± sekitar 30 km dari kota Benteng. Gradasi warna biru muda ke biru pekat menunjukan pantai yang indah ini. Juga terdapat palung laut yang cukup dalam.

Keindahan wisata pesisir Selayar lainnya ada di Pantai Baloyya yang terletak di pesisir barat bagian selatan Pulau Selayar. Pantainya berpasir putih dan melengkung menyerupai teluk . Pada muaranya terdapat dua buah atol kembar yaitu pada sisi bagian selatan dan bagian utara. Tidak jauh dari pantai Baloyya terdapat gua alam yang cukup menarik, dimana pada salah satu liangnya terowongan yang menembus sampai ke Pantai Baloyya.

Gua inipun digunakan oleh penduduk setempat sebagai tempat pengambilan air minum. Sebab, didalam gua terdapat sumber air yang cukup jernih. Jalanan menuju pantai ini beraspal mulus dan jaraknya hanya 11 km dari kota Benteng, sehingga mudah dijangkau bagi para pengunjung yang ingin menyaksikan keindahan Pantai Baloyya.

Sementara itu dibagian utara Pulau Selayar, tepatnya di dusun Bonelohe Desa Bungaya ± sekitar 40 km dari kota Benteng terdapat pantai berpasir putih lembut yang sangat panjang dan lebar. Oleh masyarakat setempat pantai ini diberi nama Pantai talloiyya. Sepanjang pesisirnya banyak ditumbuhi pohon kelapa yang padat dan pohon cemara yang rimbun. Pada siang hari dalam suasana santai sambil menyusuri pantai talloiyya, kita dapat menyaksikan matahari terbenam dibibir cakrawala bersamaan dengan aktifitas nelayan yang turun melaut.

Apabila berada pada obyek wisata ini, akan dinikmati dua suasana alam yang seakan – akan menyatu  dalam satu obyek yaitu suasana pantai dengan konfigurasi pasir putih yang lembut, serta suasana alam pegunungan dimana pada bagian timur Pantai Talloiyya terdapat gugusan bukit yang ditumbuhi hutan belukar dengan aneka ragam pepohonan yang rindang, merupakan suguhan alam yang nyaman dan mengesankan. Untuk mengunjungi pantai ini sangat mudah, oleh karena telah dapat dijangkau dengan jalan raya yang beraspal sepanjang ±1 km dari dusun Bonelohe. (Imran Hasan)

 

 

Masjid Tua di Kabupaten Kepulauan Selayar

Sebuah masjid tua yang merupakan peninggalan Kebudayaan Islam, kini masih berdiri kokoh di Kabupaten Kepulauan Selayar. Masjid ini terletak di Dusun Gantarang Lalang Bata Desa Bontomarannu, sekitar ±12 km dari ibu kota Kabupaten Selayar, Benteng.

Di Dusun Gantarang sekitar abad 16 Masehi yang lalu, mempunyai sejarah yang tersohor. Karena ditempat inilah yang dipercaya oleh warga Selayar sebagai awal mula masuknya ajaran agama islam di Kabupaten Kepulauan Selayar. Dan ditempat ini pula pertama kali dibangun sebuah masjid yang dikenal masyarakat Selayar dengan nama Masjid Gantarang yang pembangunannya melibatkan ribuan orang pada waktu itu.

Sejarah pembangunan masjid tua ini sanagat unik, karena dibangun diatas sebuah sumur yang terletak di tangah – tengah Kampung Gantarang yang ditutupi dengan sebuah dulang emas. Konon, dulang emas ini didatangkan langsung dari negeri Arab. Selain itu, memiliki ciri khas tersendiri berupa atas tumpang dan sebuah mustika terletak diatas puncaknya yang diyakini warga setempat. (Imran Hasan)

 

 

Belanja Gratis di Kantin  SDI Benteng

Selayar – Sekolah Dasar Inpres (SDI) Benteng II Kecamatan Benteng, saat ini telah memiliki tiga buah kantin dimana sebelumnya yang pertama yaitu Kantin Umum dan yang kedua Kantin Kejujuran. Kemudian sekarang bertambah lagi satu yaitu Kantin Basmalah yang khususnya bagi murid – murid yang kurang mampu.

“ Kantin Basmalah kita khususkan bagi murid – murid yang kurang mampu untuk berbelanja, tidak perlu lagi menggunakan uang. Cukup saja membaca “Bismillahi rahmanirrahim”. Ini adalah salah satu anjuran Dewan Pendidikan Kab. Kepulauan Selayar, dimana kantin ini juga dananya dari partisipasi para guru di sekolah ini dan dikoordinir oleh guru agama “ Kata Hj. Andi Fatmawati selaku Kepala SDI Benteng II.

Kantin kejujuran ini mulai berjalan sejak tahun 2008 sampai sekarang. Adapun jenis barang dan makanan yang dijual adalah mulai dari alat tulis seperti buku, pulpen, mistar, sampai pada makanan ringan seperti biskuit, wafer, kue, dan air mineral gelas.(Imran Hasan)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: