//
you're reading...
Uncategorized

SEMRAUT DAN MACET DI PASAR TANETE BULUKUMBA

Bulukumba SP: Pasar Tanete yang menjadi kebanggaan masyarakat Bulukumpa pada khususnya yang dibangun sekitar tahun 80 an kini mulai semraut, mulai dari penataan lods dan lapak yang tidak beraturan dan juga sampah yang berserakan dimana-mana

Pasar Yang bernama “Pasar Utama Tanete” yang setiap hari pasar 2x dalam Seminggu menjadi langanan macet kendaraan dan kesemrawutan Lalu Lintas, hal ini disebabkan oleh volume kendaraan dan jalan yang sudah tidak seimbang ditambah lagi lahan parker yang seharusnya ditempati oleh pedagang dan lapak dan otomatis kendaraan dengan seenaknya memarkir dibahu jalan, belum lagi para tukang Ojek yang berjumlah ratusan juga ikut member andil terjadinya kemacetan padahal Pemerintah Kab. Bulukumba beberfapa Tahun alau bekerjasama dengan Kontraktor untuk Pembangunan Pasar Tanete Yang terletak di Biroro Haruedan hingga saat ini menjadi mubasyir dan tidak terurus dan entah kapan Pasar Baru Tanete ini bias difungsikan atau dilanjutkan Pembanguannya padahal Plasar baru ini dengan lahan yang lebih luas dan ada jalan alternative jika terjadi kemacetan yaitu jalan Biroro. Dan Kejurusan Tanete lansung kejalan Kopi depan pasar Tanete sekarang hamper semua jalan di Kec. Bulukumpa sudah tersentuh dengan Butas atau Aston namun tentunya Pemerintah yang baru terpilih sekarang pasti punya pandangan bagaimana menata Pasar Tanete yang sekarfang menjadi langanan macet dan juga sampah berserakan dimana-mana semoga perekonomian masyarakat bisa lebih meningkat jika Pasar Tanete Dibenahi. (Juhanda Hasan)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: