//
you're reading...
Uncategorized

PLN RANTING TANETE PASANG ALAT PENDETEKSI GANGGUAN

Bulukumba SP, Masyarakat Bulukumba khususnya Kecamatan Bulukumpa sering mengeluhkan pemadaman lampu yang secara tiba – tiba, walaupun tidak berlangsung lama, tetapi dalam semalam bisa sampai 5 – 10 kali. Salah seorang warga Tanete berkomentar “ Kalau lampu padam tiap malam, itu lagu lama Pak. Walaupun hanya kurang lebih satu menit, tapi itu jelas berpengaruh rusaknya barang elektronik seperti TV, Kulkas, dan sebagainya yang memakai listirk langsung” katanya. Sementara Manjer PLN Ranting Tanete SUAIB, saat ditemui diruang kerjanya mengatakan “ Mengenai gannguan yang sering terjadi, itu durasinya hanya 8 detik untuk gangguan temporer. Dan untuk gangguan permanen, itu disebabkan karena gangguan teknis seperti pohon tumbang atau kendala yang memang berat dilapangan. Untuk gangguan yang temporer,  terjadi korsleting ringan yang penyebabnya disebabkan oleh tikus dan marmut, atau binatang malam lainnya dan sering sudah kami pasang alat khusus untuk mendeteksi gangguan yang diberi nama reksoler satu unit di Bontomanai dan satu lagi di Munawarah. Mengenai program gerakan sehari sejuta pelanggan, untuk bulan September – Oktober yaitu 273 Pelanggan dan Sure bertambah kurang lebih 500 unit pelanggan. Adapun mengenai listrik prabayar, Kecamatan Balla Saraja menjadi contoh listrik prabayar dengan pelanggan sekitar 120 an, dan keuntungan yang didapat oleh pelanggan yaitu tidak dikenakan lagi Uang Jaminan Langganan serta Beban Biaya Bulanan. Jadi sangat hemat, sebab listrik yang kita gunakan disesuaikan dengan kebutuhan berdasarkan voucer yang kita beli, dan bisa langsung  dibeli di Kantor PLN. Hal – hal lain mengenai gangguan listrik lainnya seperti ranting yang menyentuh kabel jaringan. Tapi kendalanya lagi adalah pohon karet yang ada diareal perkebunan Lonsom Poros Balombissie Anisia, karena kita dilarang untuk memotong pohon yang mengganggu, tapi kalau sekedar dipangkas saja ujung yang menyentuh kabel jaringan, seperti kejadian baru – baru ini jaringan di Anisia yang tertimpa pohon karet, yang menyebkan padamnya listrik disekitar tempat itu, sekitar 1 %, tapi itu semua juga bisa diatasi” paparnya. (juhanda/Abhy)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: