//
you're reading...
Uncategorized

LISTRIK DISEGEL, LAPOR KE POLISI

Bulukumba SP, PLN Ranting Tanete melakukan penyegelan kepada beberapa pelanggan yang menunggak pembayaran listrik. Salah satunya rumah warga kelurahan Balla Saraja, Hj. MANE, yang tidak terima dengan tindakan penyegelan yang dilakukan oleh pihak PLN Ranting Tanete, Hj. MANE pun pergi mengadukan hal tersebut ke Polsek Tanete Bulukumpa “Ini saya tidak terima Pak, sebab pihak PLN melakukan penyegelan listrik sewaktu saya tidak ada di rumah, yang ada cuma adik saya” katanya melaporkan ke Polsek Tanete Bulukumpa. Alhasil, dua orang anggota Polsek bersama Pimpinan Redaksi SP menemani Hj. MANE pergi ke Kantor PLN Ranting Tanete. Dengan penuh keramahan Manajer  PLN Ranting Tanete SUAIB, menerima kedatangan kami diruang kerjanya. “Meteran listrik di rumah ibu sementara diputus, sebab tagihan rekening listrik ibu menunggak, sementara kami di PLN dalam tutup tahun, merampungkan administrasi termasuk menindak pelanggan yang menunggak pembayaran meteran listriknya dengan jalan menyegel sementara sampai pelanggan bersedia melunasi pembayaran atas tunggakan listriknya, kami berikan kebijakan” kata SUAIB menjelaskan. “Tapi Pak, rumah kami itu jarang kami tempati karena kami biasa keluar daerah,terkadang bulanan baru kembali” jawab Hj. MANE dari penjelasan Manajer PLN Ranting Tanete. “ Ya cocokmi. Tapi temuan pihak kami dilapangan, aliran listrik yang seharusnya angka nolnya ke tanah yang dijadikan arde, dan itu bukan kesalahan dari pihak PLN melainkan kesalahan instalatur yang mengerjakan instalasi listrik di rumah ibu. Tapi jika ibu bersedia melunasi tunggakan listriknya, maka sekarang juga saya menyuruh anggota saya kerumah ibu membuka kembali meteran listrik yang telah kami segel” tambah SUAIB menjelaskan lagi kapada Hj. MANE. Mendapat perintah dari Manajer PLN Rangting Tanete, anggota Tim PLN pun segera menuju rumah Hj. MANE dan hanya berselang kurang lebih 15 menit petugas dari PLN Ranting Tanete kembali dengan melaporkan bahwa meteran yang disegel telah dibuka dan listrik di rumah Hj. MANE sudah menyala kembali.   Tidak lama kemudian, ponsel SUAIB pun berbunyi dan bercerita panjang lebar dan setelah selesai menerima telepon, SUAIB menjelaskan lagi bahwa ada oknum wartawan yang dari salah satu majalah, yang mengaku dari kelurga ibu MANE tidak menerima penyegelan tersebut “Semua ini sudah sesuai prosedur dari pihak PLN. Kalau merasa tidak puas dengan penjelasan saya, pintu kantor dan rumah saya selalu terbuka kepada siapa saja untuk berkonsultasi agar PLN lebih baik lagi kedepan kuncinya. (Juhanda/Abhy)

 

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: