//
you're reading...
Uncategorized

RAYHAN RESTO DAN COFFEE JADI TEMPAT RAKOR PNPM

Selayar SP, Baru – baru ini Rapat Koordinasi PNPM Mandiri Pedesaan tanggal 2 Desember 2010 yang lalu, bertempat di Rayhan Resto dan Coffee di Benteng, dibuka langsung Kepala Badan Pemberdayaan Pemerintah Desa dan Kelurahan H. PATTA BONE, SIP. MH, selaku Ketua PJOK Kabupaten, menyampaikan beberapa hal terkait peningkatan PNPM pada tahun 2011 kedepan, seperti Koordinasi dan Pemahaman Tugas. Usai sambutan serta arahan pada Rakor tersebut, dilanjutkan dengan informasi terkini PNPM oleh Faskab Pemberdayaan SAFARUDDIN sebanyak 7 butir, yang menjadi perhatian dan warning, kepada pelaku PNPM yang turut dihari PJOK dari 11 kecamatan. Saat ditanyakan langsung oleh wartawan SP kepada PJOK Kecamatan Buki Drs. MUHAMMAD HAMZAH, menyampaikan komentarnya yang pedas, sedianya Rakor tersebut berjalan dengan dinamis. Akan tetapi seorang peserta dalam Rakor tersebut membacakan pujangga dengan durasi kurang kurang lebih lima belas menit. Pembacaan pujangga yang dinilai HAMZAH sama sekali tidak ada relevansinya dari Rakor yang bertemakan “EVALUASI CAPAIAN PNPM-MPD TA. 2010 dan STRATEGI PELAKSANAAN TA. 2011”, dinilainya simpang siur. PJOK Kecamatan Bontomanai Abd. RAHMAN saat menjelang istirahat dan ngopi di Rayhan Resto dan Coffee ditemui bahwa, apa yang disampaikan idealnya terfokus pada tema pembahasan,namun moderator tetap mempersilahkan pembacaan pujangga itu dilanjutkan. Ditempat terpisah HAMZAH, panggilan akrab PJOK Kecamatan Buki saat dikonfirmasi SP menambahkan bahwa, ruang dan waktu sangat terbatas. Oleh karena itu, secara substansi, yang namanya suatu forum yang resmi itu, tentu tajuknya langsung ke inti dan pokok persoalan, hal mana namanya Rakor yang waktunya sangat kasik, kalau hanya satu hari tidak cukup. SP “Bagaimana penilaiannya tentang Rakor tersebut, sebab penting bagi semua pelaku PNPM Mandiri Pedesaan Kedepannya?” “itu tadi pengadministrasiannya masih lemah, sehingga program dilapangan sering mengalami hambatan dikarenakan pelaku PNPM belum memahami dengan baik silabus pekerjaannya. Selain itu, kurang dipahaminya sosialisasi ke msayarakat tentang Visi-Misi PNPM dan Prinsip – Prinsip yang dibangun dalam organisasi PNPM itu sendiri, bebernya pada SP. (Hamzah/Imran)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: